SOL SEPATU SUPAK (Satu Folder Untuk Semua Pelaksanaan Tugas Supervisi Akademik)
![]() |
KEGIATAN BEST PRACTICES PENGAWAS
SEKOLAH
SOL
SEPATU SUPAK
Oleh :
Drs. Yunianto Agung Wahyudi
PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA
BARAT
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
LAYANAN DIKMEN DAN PK-PLK
Lombok Barat dan Mataram
Jalan
Pendidikan No. 19A Mataram, Nusa Tenggara Barat
Tahun 2017
PERNYATAAN KEASLIAN NASKAH BEST PRACTICES
Yang bertandatangan di bawah ini :
Nama : Drs. YUNIANTO AGUNG WAHYUDI
NIP : 19640602 199403 1 009
NUPTK : 3934 7426 4520 0002
Jabatan : Pengawas Sekolah
Judul
Laporan : SOL SEPATU SUPAK
Menyatakan bahwa karya tulis Best Practices yang disusun seluruhnya
asli hasil kerja sendiri, dan bukan plagiat..
Pernyataan ini saya buat dengan
sebenar-benarnya duntuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Mataram,
12 April 2017
Mengetahui; Yang
membuat pernyataan,
Kepala
Layanan Dikmen dan PK-PLK
Lombok
Barat dan Mataram,
H.
Mashun, S.Pd., M.Ap. Drs.
Yunianto Agung Wahyudi
Pembina NIP.
19640602 199403 1 009
NIP.
19641231 198605 1 138
LEMBAR
PERSETUJUAN
Judul Best Practices : SOL SEPATU
SUPAK
Oleh :
Drs. YUNIANTO AGUNG WAHYUDI
NIP : 19640602 199403 1
009
NUPTK : 3934 7426 4520 0002
Jabatan : Pengawas
Sekolah
Judul
Laporan : SOL SEPATU SUPAK
telah disetujui dan disyahkan oleh Kepala Layanan Dikmen dan PK-PLK
Lombok Barat dan Mataram, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa
Tenggara Barat.
Disetujui di : Mataram
Pada tanggal : 17 April 2017
Kepala Layanan
Dikmen dan PK-PLK
Lombok Barat
dan Mataram,
H.
Mashun, S.Pd., M.Ap.
Pembina
NIP. 19641231 198605 1 138
KATA
PENGANTAR
Sudah selayaknya apabila puja dan puji syukur kita
panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan
rahmat-NYA penyusunan Best Practices yang mengangkat tema Pelaksanaan Tugas
Kepengawasan terutama dalam hal Supervisi Akademik ini dapat terselesaikan.
SOL SEPATU SUPAK adalah suatu metode yang merupakan
kependekan dari Satu Folder untuk Semua Pelaksanaan Tugas Supervisi Akademik.
Penamaan metode SOL SEPATU SUPAK dipergunakan uantuk mempermudah mengingat dari
hasil best prectices ini.
Tiada ungkapan dan kata yang terindah, selain ucapan
terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penyelesaian penyusunan
metode SOL SEPATU SUPAK dan penulisannya, terutama kepada Yth. :
1. Guru-guru mata
pelajaran Geografi SMA se-Kabupaten Lombok Barat;
2. Para Kepala
Sekolah SMA, baik Negeri maupun Swasta se-Kabupaten Lombok Barat;
3. Kepala Layanan
Dikmen dan PK-PLK Lombok Barat dan Mataram, Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan
Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan:
4. Semua pihak
yang tidak dapat disebutkan semuanya.
Untuk keperluan penyempurnaan, segala saran dan masukkan
dari semua pihak sangat diharapkan adanya. Akhirnya, semoga metode ini dapat
bermanfaat bagi kita semua.
Mataram, 12
April 2017
Penyusun,
Drs. Yunianto
Agung Wahyudi
NIP. 19640602
199403 1 009
ABSTRAK
“SOL SEPATU SUPAK”
(Satu Folder untuk Semua Pelaksanaan Tugas Supervisi
Akademik)
Oleh :
Drs. Yunianto Agung Wahyudi
Kata Kunci :
Tugas Kepengawasan, Supervisi Akademik, Satu Folder
Kegiatan kepengawasan adalah kegiatan pengawas
sekolah dalam menyusun program pengawasan, melaksanakan program pengawasan,
evaluasi hasil pelaksanaan program, dan melaksanakan pembimbingan dan pelatihan
profesional guru. Sebagaimana diamanatkan dalam Permen No. 74 Tahun 2008,
tentang Guru pada pasal 15 ayat 4, dijelaskan bahwa pengawas sekolah harus
melaksanakan kegiatan pengawasan akademik dan pengawasan manajerial. Dengan
demikian pengawas sekolah dituntut mempunyai kualifikasi dan kompetensi yang
memadai untuk dapat menjalankan tugas kepengawasannya.
Supervisi akademik meliputi penilaian dan pembinaan
terhadap Guru dalam hal penyusunan adminsitrasi atau perencanaan pembelajaran,
penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran atau kegiatan belajar mengajar
(KBM), dan penilaian terhadap hasil belajar Peserta Didik. Untuk menentukan
metode pembinaan terhadap Guru, harus dilakukan evaluasi dan strategi tindak
lanjut dari hasil penilaian tersebut.
Satu folder adalah kumpulan dari file-file supervisi
akademik yang dilaksanakan terhadap semua Guru binaan yang terdiri dari 43
orang Guru. Dalam file yang tersimpan dalam folder terdapat berbagai macam
sheet untuk melaksanakan supervisi akademik. Metode SOL SEPATU SUPAK memberikan
alternatif pelaksanaan pelaksanaan supervisi akademik atau penillaian kinerja
Guru, evaluasi dan strategi pembinaan sebagai langkah tindak lanjut.
DAFTAR
ISI
Halaman :
|
HALAMAN
JUDUL
|
………………………………
|
i
|
|
|
PERNYATAAN
KEASLIAN NASKAH BEST PRACTICES
|
………………………………
|
ii
|
|
|
LEMBAR
PERSETUJUAN
|
………………………………
|
iii
|
|
|
KATA
PENGANTAR
|
………………………………
|
iv
|
|
|
ABSTRAK
|
………………………………
|
v
|
|
|
DAFTAR
ISI
|
………………………………
|
vi
|
|
|
DAFTAR
GAMBAR
|
………………………………
|
vii
|
|
|
BAB I
|
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
B.
Permasalahan
C.
Tujuan
D.
Manfaat
|
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
|
1
1
2
2
2
|
|
BAB II
|
METODE
PEMECAHAN MASALAH
A.
Pengalaman yang dijadikan rujukan dalam
menyelesaikan masalah
B.
Cara yang digunakan untuk menyelesaikan masalah
|
………………………………
………………………………
………………………………
|
3
3
3
|
|
BAB III
|
PELAKSANAAN
DAN HASIL YANG DIPEROLEH
A.
Pelaksanaan Best Practices
B.
Perangkat atau Instrumen yang digunakan
C.
Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan metode SOL SEPATU
SUPAK
|
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
|
15
15
15
26
|
|
BAB IV
|
PENUTUP
A.
Simpulan
B.
Refleksi
C.
Rekomendasi
|
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
|
27
27
27
28
|
|
DAFTAR
PUSTAKA
|
………………………………
|
29
|
|
|
LAMPIRAN-LAMPIRAN
|
|
|
|
DAFTAR
GAMBAR
Halaman :
|
Gambar 1 : Sheet Sampul
Gambar 2 : Sheet Instrumen Supervisi Adminsitrasi
Perencanaan Pembelajaran
Gambar 3 : Sheet Instrumen Supervisi Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP)
Gambar 4 : Instrumen Supervisi Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran
(KBM)
Gambar 5 : Instrumen Supervisi Penilaian hasil Belajar
Peserta Didik
Gambar 6 : Hasil Supervisi (Evaluasi dan Tindak lanjut)
Gambar 7 : Kumpulan File dengan nama File Guru Binaan
Gambar 8 : Rekapitulasi Supervisi Perencanaan Semester 1
Gambar 9 : Rekapitulasi Supervisi Perencanaan Semester 2
Gambar 10 : Rekapitulasi Supervisi Pelaksanaan Kegiatan
Pembelajaran atau KBM Semester 1
Gambar 11 : Rekapitulasi Supervisi Pelaksanaan Kegiatan
Pembelajaran atau KBM Semester 2
Gambar 12 : Rekapitulasi Supervisi Penilaian hasil Belajar
Peserta Didik Semester 1
Gambar 13 : Rekapitulasi Supervisi Penilaian hasil Belajar
Peserta Didik Semester 2
Gambar 14 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Perencanaan
Gambar 15 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Pelaksanaan
Kegiatan Pembelajaran atau KBM
Gambar 16 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Penilaian Hasil
Belajar Peserta Didik
Gambar 17 : Folder Supervisi Akademik
Gambar 18 : Kumpulan file dengan nama file nama Guru
binaan.
Gambar 19 : Sheet Sampul yang sudah diisi identitasnya.
Gambar 20 : Instrumen Supervisi Administrasi Perencanaan
Pembelajaran yang sudah diisi.
Gambar 21 : Instrumen Laporan Perencanaan yang sudah
terisi.
Gambar 22 : Instrumen Surat Keterangan yang sudah terisi.
Gambar 23 : Instrumen Jurnal Perencanaan yang sudah
terisi.
Gambar 24 : Instrumen Supervisi Rencana Pelaksanaan
Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP yang sudah diisi
Gambar 25 : Instrumen Supervisi Pelaksanaan Pembelajaran
atau KBM yang sudah diisi.
Gambar 26 : Isntrumen Supervisi Penilaian hasil Belajar Peserta
Didik yang sudah diisi.
Gambar 27 : Hasil Supervisi (Evaluasi dan Tindak Lanjut)
Gambar 28 : File Rekapitulasi Hasil Supervisi Akademik
Gambar 29 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Perencanaan
Pembelajaran Semester 1.
Gambar 30 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Perencanaan
Pembelajaran Semester 2.
Gambar 31 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Pelaksanaan
Kegiatan Pembelajaran atau KBM
Semester 1.
Gambar 32 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Pelaksanaan
Kegiatan Pembelajaran atau KBM
Semester 2.
Gambar 33 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Penilaian Hasil
Belajar Peserta Didik Semester 1.
Gambar 34 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Penilaian Hasil
Belajar Peserta Didik Semester 2.
Gambar 35 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Supervisi
Perencanaan.
Gambar 36 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Supervisi
KBM.
Gambar 37 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Supervisi
Penilaian.
|
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
……………………………
|
6
6
7
8
8
9
9
10
10
11
11
12
12
13
13
14
15
15
16
16
17
18
18
19
20
20
21
22
23
23
23
24
24
24
25
25
26
|
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pengawas sekolah merupakan salah satu
tenaga kependidikan yang memegang peran strategis dalam meningkatkan
profesionalisme Guru dan mutu pendidikan di sekolah. Peran tersebut berkaitan
dengan tugas pokok pengawas dalam melakukan supervisi manajerial dan akademik
serta pembinaan, pemantauan dan penilaian yang dilaksanakan dengan pendekatan
supervisi yang di antaranya bersifat ilmiah.
Dalam melaksanakan tugas kepengawasan
dalam hal supervisi akademik, Pengawas sekolah membekali dengan seperangkat
instrumen supervisi akademik sebagai instrumen atau alat untuk memantau dan
menilai kinerja Guru binaannya. Apabila seorang Pengawas memiliki Guru binaan
sejumlah 40 orang, maka Pengawas memiliki instrumen Perencanaan pembelajaran
sejumlah 40, instrumen pelaksanaan pembelajaran sejumlah 40, instrumen
pelaksanaan penilaian sejumlah 40 dalam satu semester. Jumlah tersebut menjadi
dua kali lipat jika dihitung dalam kurun waktu satu tahun.
Pertanyaannya adalah bagaimana melakukan evaluasi
dan rencana tindak lanjut hasil supervisi akademik? Bagaimana cara
mendokumentasikan hasil supervisi akademik tersebut?
Sebagaimana disebutkan dalam Buku Kerja
Pengawas. Karakteristik yang harus dimiliki oleh Pengawas sekolah yang
profesional di antaranya :
1.
Menampilkan kemampuan pengawasan dalam
bentuk kinerja;
2.
Melaksanakan tugas kepengawasan secara
efektif dan efisien;
3.
Mengembangkan metode dan strategi kerja
kepengawasan secara terus menerus.
Metode SOL SEPATU SUPAK merupakan metode
atau langkah-langkah Pengawas Sekolah untuk mengatasi permasalahan yang sering
terjadi terutama pada pengarsipan atau dokumentasi hasil supervisi akademik,
sekalius melakukan evaluasi dan menentukan strategi tindak lanjut pembinaan
terhadap Guru binaan.
B. Permasalahan.
Permasalahan yang sering muncul dalam melaksanakan
supervisi akademik sebagai salah satu tugas kepengawasan adalah :
1. Pengarsipan
dokumen hasil Supervisi Akademik;
2. Identifikasi
bentuk atau jenis bimbingan atau pembinaan;
3. Evaluasi
hasil Supervisi Akademik;
4. Tindak
Lanjut Hasil Supervisi Akademik.
C. Tujuan.
Metode SOL SEPATU SUPAK memiliki tujuan, yaitu untuk
:
1. Mempermudah
pelaksanaan tugas Pengawas Sekolah dalam hal pelaksanaan supervisi akademik;
2. Mempermudah
melakukan evaluasi hasil supervisi akademik;
3. Mempermudah
menentukan strategi tindak lanjut pembimbingan dan pembinaan Guru berdasarkan
hasil supervisi akademik;
4. Tertib
dokumen adminsitrasi kepengawasan, khususnya dalam hal supervisi akademik.
D. Manfaat.
Dengan menggunakan metode SOL SEPATU SUPAK ini, Pengawas
Sekolah diharapakan dapat:
1. Dokumen
atau arsip hasl supervisi akademik;
2. Memiliki
data masing-masing guru;
3. Memiliki bahan evaluasi hasil supervisi akademik
terhadap Guru binaan;
4. Menentukan
strategi tindak lanjut pembimbingan dan pembinaan Guru binaan.
BAB
II
METODE
PEMECAHAN MASALAH
A.
Pengalaman
yang dijadikan rujukan dalam menyelesaikan masalah.
Permasalahan yang sering terjadi pada
Pengawas dalam melaksanakan tugasnya antara lain adalah :
1.
Pengarsipan instrumen hasil Supervisi.
Kegiatan
kepengawasan atau supervisi akademik meliputi :
a.
Supervisi Administrasi Perencanaan
Pembelajaran yang dimiliki dan disusun oleh Guru binaan;
b.
Supervisi Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran yang dimiliki dan disusun oleh Guru;
c.
Supervisi Pelaksanaan Pembelajaran atau
KBM yang dilakukan oleh Guru;
d.
Supervisi Penilaian Hasil Belajar
Peserta Didik yang dilakukan oleh Guru.
2.
Melaksanakan evaluasi dan menentukan strategi
tindak lanjut.
Evaluasi
dan tindak lanjut diperlukan untuk langkah Instrumen supervisi yang
dipergunakan oleh Pengawas dalam melaksanakan kegiatan kepengawasan secara
manual memerlukan kegiatan ekstra untuk menetukan evaluasi dan tindak lanjut
pembinaan
Seorang
pengawas memiliki kewajiban membina sejumalh minimal 40 orang Guru. Sering
terjadi instrumen hasil supervisi yang sudah dilakukan oleh Pengawas dalam
kurun waktu 1 semester dan atau 1 tahun tercecer atau kelupaan penempatannya.
B.
Cara
yang digunakan untuk menyelesaikan masalah
Untuk mengatasi permasalahan, maka dibuat
suatu cara untuk memuat dan menyimpan semua kegiatan kepengawasan dalam
melaksanakan supervisi akademik. “SOL SEPATU SUPAK” adalah suatu cara untuk
melaksanakan tugas kepengawasan supervisi akademik. SOL SEPATU SUPAK merupakan
singkatan dari “Satu Folder untuk Semua Pelaksanaan Tugas Supervisi Akademik”,
maksudnya adalah dalam satu folder memuat semua tugas dan hasil kegiatan supervisi
akademik untuk masing-masing Guru binaan yang meliputi :
1.
Supervisi Adminsitrasi Perencanaan
Pembelajaran;
2.
Supervisi Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran atau RPP;
3.
Supervisi Pelaksanaan Kegiatan
Pembelajaran atau KBM;
4.
Supervisi Penilaian hasil Belajar
Peserta Didik, dan;
5.
Hasil Supervisi atau Evaluasi dan Tindak
Lanjut Hasil Supervisi.
Dalam metode SOL SEPATU
SUPAK semua kegiatan juga disertai dengan Laporan Kegiatan Kepengawasan, Jurnal
Kegiatan beserta Surat Keterangan dari Kepala Sekolah bahwa Pengawas yang
bersangkutan sudah melaksanakan kegiatan kepengawasan.
Metode SOL SEPATU menggunakan program Ms.
Excel untuk membuat Instrumen Supervisi Akademik yang terdiri dari jenis 2
file, yaitu :
1.
File Instrumen Supervisi Akademik untuk
semua Guru binaan, dan;
2.
File Rekapitulasi Hasil Supervisi.
Secara rinci, berikut ini adalah isi
dalam masing-masing file tersebut.
1.
File Instrumen Supervisi Akademik terdiri
dari beberapa sheet, yaitu :
a.
Sheet Sampul
b.
Sheet Adminsitrasi Perencanaan
Pembelajaran
c.
Sheet Laporan Kegiatan Supervisi Adminsitrasi
Pembelajaran
d.
Sheet Surat Keterangan Kepala Sekolah
yang menerangkan bahwa Pengawas telah melaksanakan Supervisi tentang
Adminsitrasi Pembelajaran;
e.
Sheet Jurnal Kepengawasan yang
menjelaskan tentang kegiatan Pengawas pada hari tersebut;
f.
Sheet Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
g.
Sheet Laporan Kegiatan Supervisi Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran;
h.
Sheet Surat Keterangan Kepala Sekolah
yang menerangkan bahwa Pengawas telah melaksanakan Supervisi tentang Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran;
i.
Sheet Jurnal Kepengawasan yang
menjelaskan tentang kegiatan Pengawas pada hari tersebut;
j.
Sheet Pelaksanaan Pembelajaran atau KBM
k.
Sheet Laporan Kegiatan Supervisi
Pelaksanaan Pembelajaran atau KBM;
l.
Sheet Surat Keterangan Kepala Sekolah
yang menerangkan bahwa Pengawas telah melaksanakan Supervisi tentang
Pelaksanaan Pembelajaran atau KBM;
m.
Sheet Jurnal Kepengawasan yang
menjelaskan tentang kegiatan Pengawas pada hari tersebut;
n.
Sheet Penilaian Hasil Belajar Peserta
Didik;
o.
Sheet Laporan Kegiatan Supervisi tentang
Penilaian hasil Belajar Peserta Didik;
p.
Sheet Surat Keterangan Kepala Sekolah
yang menerangkan bahwa Pengawas telah melaksanakan Supervisi tentang Penilaian
Hasil Belajar Peserta Didik;
q.
Sheet Jurnal Kepengawasan yang
menjelaskan tentang kegiatan Pengawas pada hari tersebut;
r.
Sheet Hasil Supervisi atau Evaluasi dan
Tindak Lanjut Kepengawasan;
2.
Sheet Rekapitulasi Hasil Supervisi
Akademik yang terdiri dari beberapa sheet, yaitu :
a.
Sheet Perencanaan Semester 1;
b.
Sheet Perencanaan Semester 2;
c.
Sheet Pelaksanaan Pembelajaran Semester
1;
d.
Sheet Pelaksanaan Pembelajaran Semester
2;
e.
Sheet Penilaian Hasil Belajar Peserta
Didik Semester 1;
f.
Sheet Penilaian Hasil Belajar Peserta
Didik Semester 2;
g.
Sheet Evaluasi dan Tindak Lanjut Supervisi
Perencanaan;
h.
Sheet Evaluasi dan Tindak Lanjut Supervisi
Pelaksanaan Pembelajaran atau KBM;
i.
Sheet Evaluasi dan Tindak Lanjut Supervisi
Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik.
Berikut ini adalah Gambar dari sheet
yang ada dalam file Supervisi Akademik.
1.
![]() |
Sheet Sampul.
Gambar
1 : Sheet Sampul
2.
![]() |
![]() |
Sheet Instrumen Supervisi Adminsitrasi Perencanaan Pembelajaran
![]() |
![]() |
||
Gambar
2 : Sheet Instrumen Supervisi Adminsitrasi Perencanaan Pembelajaran
3.

Sheet Instrumen
Supervisi Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Sheet Instrumen
Supervisi Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)![]() |
![]() |
||
![]() |
|||||
![]() |
|||||
![]() |
|||||
![]() |
|||||

Gambar 3 : Sheet
Instrumen Supervisi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
4.
Sheet Supervisi Pelaksanaan
Kegiatan Pembelajaran (KBM)
Sheet Supervisi Pelaksanaan
Kegiatan Pembelajaran (KBM)![]() |
||||
![]() |
![]() |
|||
Gambar
4 : Instrumen Supervisi Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran (KBM)
5.
Sheet Instrumen Supervisi Penilaian
Hasil Belajar Peserta Didik
![]() |
|||
![]() |
|||
Gambar 5 : Instrumen Supervisi Penilaian
hasil Belajar Peserta Didik
6.

Hasil Supervisi

Hasil Supervisi![]() |
|||
![]() |
|||
Gambar 6 : Hasil Supervisi (Evaluasi dan
Tindak lanjut)
7.
File di copy atau dibuat
sejumlah Guru Binaan dan diberi nama file sesuai dengan nama-nama Guru binaan.
File di copy atau dibuat
sejumlah Guru Binaan dan diberi nama file sesuai dengan nama-nama Guru binaan.
Gambar
7 : Kumpulan File dengan nama File Guru Binaan
Membuat File Rekapitulasi Hasil Supervisi,
Evaluasi dan Tindak Lanjut yang berisi tentang :
a.
Sheet Perencanaan Semester 1.
![]() |
Gambar
8 : Rekapitulasi Supervisi Perencanaan Semester 1
b.
Sheet
Perencanaan Semester 2
![]() |
Gambar
9 : Rekapitulasi Supervisi Perencanaan Semester 2
c.
Sheet
KBM Semester 1
![]() |
Gambar
10 : Rekapitulasi Supervisi Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran atau KBM Semester
1
d.
Sheet
KBM Semester 2
![]() |
Gambar
11 : Rekapitulasi Supervisi Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran atau KBM Semester
2
e.
Sheet
Penilaian Semester 1
![]() |
Gambar
12 : Rekapitulasi Supervisi Penilaian hasil Belajar Peserta Didik Semester 1
f.
Sheet
Penilaian Semester 2
![]() |
Gambar
13 : Rekapitulasi Supervisi Penilaian hasil Belajar Peserta Didik Semester 2
g.
Sheet
Evaluasi dan Tindak Lanjut Perencanaan
![]() |
Gambar
14 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Perencanaan
h.
Sheet
Evaluasi dan Tindak Lanjut KBM
![]() |
Gambar
15 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran atau KBM
i.
Sheet
Evaluasi dan Tindak Lanjut Penilaian
![]() |
Gambar 16 : Evaluasi dan Tindak
Lanjut Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik
BAB
III
PELAKSANAAN
DAN HASIL YANG DIPEROLEH
A.
Pelaksanaan
Best Practices
Tempat :
SMA Negeri dan Swasta se-Kabupaten Lombok Barat.
Waktu :
Tahun Pelajaran 2015/2016 dan 2016/2017.
B.
Perangkat
Atau Instrumen Yang Digunakan.
Sebagaimana yang telah diurai pada bab
sebelumnya, bahwa Sol Sepatu Supervisi Akademik adalah metode atau
langkah-langkah yang dipergunakan dalam melaksanakan tugas kepengawasan, yaitu
supervisi akademik.
Berikut akan diuraikan lebih lanjut
tentang pengisian instrumen dan hasil dari instrumen supervisi akademik.
1.
Membuka Folder tentang Supervisi
Akademik yang berisi tentang file-file sejumlah Guru binaan
![]() |
Gambar
17 : Folder Supervisi Akademik
2.
Dalam folder Supervisi Akademik terdapat
file-file Guru Binaan’
![]() |
Gambar
18 : Kumpulan file dengan nama file nama Guru binaan.
3.
Buka file Guru Binaan yang akan
disupervisi dan mulai isi data di sheet Sampul.
Pada
sheet ini diisi identitas Guru binaan dan sekolah beserta nama Kepala Sekolah.
![]() |
Gambar
19 : Sheet Sampul yang sudah diisi identitasnya.
4.
Buka sheet Perencanaan.
Pada
sheet ini, data Guru tidak perlu diisi lagi, karena sudah terhubung dengan data
pada sheet sampul. Yang perlu diisi adalah tangal pelaksanaan supervisi dan
memberikan tanda “Contreng” atau dengan huruf “V” atau huruf “X” pada kolom
yang sudah tersedia sesuai dengan keberadaan yang dimiliki oleh Guru.
Berikut
adalah contoh sheet Perencanaan yang sudah diisi.
![]() |
![]() |
Gambar
20 : Instrumen Supervisi Administrasi Perencanaan Pembelajaran yang sudah
diisi.
Pengawas
tidak perlu menuliskan komentar, temuan dan rekomendasi atas hasil supervisi,
karena secara otomatis sudah terisi dengan sendirinya.
Catatan
:
Setiap
selesai melakukan dan mengisi hasil supervisi, silahkan kembali ke sheet sampul
dengan cara “KLIK” tombol sampul yang ada pada kanan atas.
5.
Buka sheet Laporan
Perencanaan.
Buka sheet Laporan
Perencanaan.
Gambar
21 : Instrumen Laporan Perencanaan yang sudah terisi.
Pada
sheet ini Pengawas tidak perlu lagi menulis atau mengisi identitas, tanggal
pelaksanaan, sekolah tempat pelaksanaan, nama Guru binaan, temuan, tindak
lanjut, dan keterangan, karena semua sudah terisi secara otomatis sesuai dengan
pengisian instrumen supervisi Adminsitrasi Perencanaan Pembelajaran yang ada
pada sheet Perencanaan.
6.
Buka sheet Surat Keterangan Perencanaan.
Pada
sheet ini isinya tentang keterangan dari Kepala Sekolah bahwa Pengawas sudah
melaksanakan kegiatan kepengawasan, yaitu supervisi akademik yang berkaitan
dengan administrasi perencanaan pembelajaran.
Secara
otomatis, data Kepala Sekolah, dan Guru binaan sudah terisi, jadi Pengawas
meminta tanda tangan dari Guru binaan dan Kepala Sekolah.
![]() |
Gambar
22 : Instrumen Surat Keterangan yang sudah terisi.
7.
Buka sheet Jurnal Perencanaan.
![]() |
Gambar
23 : Instrumen Jurnal Perencanaan yang sudah terisi.
Sheet
ini berisi tentang kegiatan Pengawas yang dilakukan pada hari itu. Secara
otomatis data, tanggal pelaksanaan, dan jenis kegiatan sudah terisi. Pengawas
hanya meminta kepada Kepala Sekolah untuk menandatangani jurnal tersebut.
Langkah-langkah berikutnya untuk
kegiatan supervisi akademik tentang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran,
Pelaksanaan Pembelajaran atau KBM, dan Penilaian adalah sama dengan langkah
Perencanaan di atas.
Identitas, jumlah skor dan nilai,
komentar, temuan, dan rekomendasi akan terisi secara otomatis.
Langkah yang sama pada bagian
Perencanaan untuk membuka sheet Laporan RPP, Surat Keterangan dari Kepala
Sekolah, dan Jurnal Kegiatan RPP.
Perlu diingat, bahwa setiap selesai dari
satu sheet, harus kembali ke sheet Sampul dengan meng-“KLIK” kotak sampul yang
ada pada kanan atas.
Pengawas
perlu mengisi pada kolom tanggal pelaksanaan dan memberikan tanda “huruf V”
atau “X” pada kolom Penilaian sesuai dengan keberadaan bukti fisik yang
dimiliki oleh Guru binaan.
Berikut akan disajikan sheet-sheet yang
sudah diisi, mulai dari sheet Pelaksanaan Pembelajaran atau KBM, dan sheet
Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik.
8.

Buka sheet Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP.

Buka sheet Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP.![]() |
Gambar
24 : Instrumen Supervisi Rencana Pelaksanaan Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP
yang sudah diisi
9.


Buka sheet Pelaksanaan
Pembelajaran atau KBM.


Buka sheet Pelaksanaan
Pembelajaran atau KBM.
Gambar 25 : Instrumen
Supervisi Pelaksanaan Pembelajaran atau KBM yang sudah diisi.
10.
Buka sheet Penilaian hasil Belajar
Peserta Didik.
![]() |
![]() |
Gambar 26 : Isntrumen
Supervisi Penilaian hasil Belajar Peserta Didik yang sudah diisi.
11.
Buka sheet Hasil Supervisi (Evaluasi dan
Tindak Lanjut).
![]() |
![]() |
![]() |
|||
![]() |
|||
Gambar
27 : Hasil Supervisi (Evaluasi dan Tindak Lanjut)
Sheet ini secara otomatis akan terisi,
dan memberikan gambaran tentang capaian Guru binaan melaksanakan tugasnya dalam
menyusun perencanaan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran dan melakukan
penilaian hasil pembelajaran.
Perkembangan pelaksanaan tugas Guru
binaan selain disajikan dalam bentuk angka, juga dapat dilihat dari Grafik yang
secara otomatis pula akan tergambar pada sheet ini.
Pada bagian akhir sheet ini disajikan
pula Strategi Tindak Lanjut pembinaan yang diperlukan untuk Guru binaan.
12.
Buka File Rekapitulasi hasil Supervisi
Akademik.
![]() |
Gambar
28 : File Rekapitulasi Hasil Supervisi Akademik
Pada file ini, disajikan sheet
Perencanaan Semester 1 dan Semester 2, KBM Semester 1 dan Semester 2, Penilaian
Semester 1 dan Semester 2. File ini juga menyajikan sheet evaluasi Perencanaan,
Evaluasi dan Tindak Lanjut KBM, serta Evaluasi dan Tindak Lanjut Penilaian.
Semua sheet yang ada pada file ini akan
terisi secara otomatis, sehingga Pengawas hanya melihat hasil atau evaluasi
dari pembinaan dan mempertimbangkan tindak lanjut berikutnya untuk pembinaan
kepada masing-masing Guru binaan.
a.
Sheet Perencanaan
Semester 1.
Sheet Perencanaan
Semester 1.![]() |
Gambar
29 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Perencanaan Pembelajaran Semester 1.
b.
Sheet Perencanaan Semester 2.
![]() |
![]() |
Gambar
30 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Perencanaan Pembelajaran Semester 2.
c.

Sheet KBM Semester 1.

Sheet KBM Semester 1.
Gambar
31 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran atau KBM Semester 1.
d.

Sheet KBM Semester 2.

Sheet KBM Semester 2.
Gambar
32 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran atau KBM Semester 2.
e.
Sheet Penilaian
Semester 1.
Sheet Penilaian
Semester 1.![]() |
Gambar
33 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Semester
1.
f.
Sheet Penilaian Semester 2.
![]() |
![]() |
Gambar
34 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik
Semester 2.
g.
Sheet Evaluasi dan Tindak Lanjut
Perencanaan
Pada
sheet ini memperlihatkan perkembangan capaian semua Guru binaan dalam menyusun
Adminsitrasi Perencanaan Pembelajaran dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dari
semester 1 dan semester 2 yang memuat kesimpulan dan tindak lanjut yang
diperlukan untuk pembinaan berikutnya.
![]() |
![]() |
Gambar
35 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Supervisi Perencanaan.
h.
Sheet Evaluasi dan Tindak Lanjut KBM.
Pada
sheet ini memperlihatkan perkembangan capaian semua Guru binaan dalam
melaksanakan pembelajaran atau KBM dari semester 1 dan semester 2 yang memuat
kesimpulan dan tindak lanjut yang diperlukan untuk pembinaan berikutnya.
![]() |
![]() |
Gambar
36 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Supervisi KBM.
i.
Sheet Evaluasi dan Tindak Lanjut
Penilaian.
Pada
sheet ini memperlihatkan perkembangan capaian semua Guru binaan dalam
melaksanakan penilaian terhadap hasil belajar Peserta Didik dari semester 1 dan
semester 2 yang memuat kesimpulan dan tindak lanjut yang diperlukan untuk
pembinaan berikutnya.
![]() |
|||
![]() |
Gambar
37 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Supervisi Penilaian.
C.
Hasil
yang diperoleh dari pelaksanaan metode SOL SEPATU SUPAK.
Metode SOL SEPATU SUPAK sangat membantu pelaksanaan
tugas kepengawasan terutama dalam Supervisi Akademik terhadap semua Guru binaan.
Dari hasil supervisi akademik mengenai penyusunan adminsitrasi perencanaan,
penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran atau KBM,
dan penilaian terhadap hasil belajar Peserta Didik oleh Guru dapat
terdokumentasikan secara menyeluruh.
Kelanjutan dari hasil supervisi akademik
dengan metode ini dapat menentukan tindak lanjut pembinaan terhadap Guru binaan.
Tindak lanjut tersebut sudah tergambarkan dan memberikan pilihan, yaitu
mempertahankan strategi yang sudah menunjukkan peningkatan atau mengganti
dengan strategi yang lain.
Pada praktiknya, Pengawas menggunakan
laptop pada waktu melaksanakan supervisi akademik. Setiap akhir dari supervisi
akademik, Guru binaan bersama-sama Pengawas meihat hasil dan evaluasi serta
tindak lanjut yang diperlukan untuk pembinaan selanjutnya.
Pada akhir dari supervisi akdemik,
hasil, laporan kegiatan kepengawasan, surat keterangan dari Kepala Sekolah, dan
Jurnal kegiatan dapat diprint atau dicetak di sekolah tempat supervisi
dilaksanakan. Dengan demikian, apabila hasil cetak tercecer atau hilang,
Pengawas masih memiliki arsip yang ada di laptop.
BAB
IV
SIMPULAN
DAN REKOMENDASI
A.
Simpulan
Dengan menggunakan metode SOL SEPATU
SUPAK ini dapat mengatasi pelaksanaan kepengawasan terutama dalam hal supervisi
akademik, yaitu :
1.
Dokumen hasil supervisi selama setahun
yang sering tercecer dapat teratasi karena dokumen tersimpan dalam satu folder.
2.
Dapat melihat keterampilan dan
penguasaan Guru binaan dalam melaksanakan tugas untuk semua aspek dalam satu
semester, baik secara individu maupun secara keseluruhan Guru binaan.
3.
Dapat melihat keterampilan dan
penguasaan Guru binaan dalam melaksanakan tugas untuk semua aspek, baik secara
individu maupun secara keseluruhan Guru binaan antar semester dalam waktu satu
tahun.
4.
Dapat menentukan langkah tindak lanjut
dari pembinaan terhadap Guru binaan, baik secara individu maupun secara keseluruhan.
.
B.
Refleksi.
Metode SOL SEPATU SUPAK ini merupakan
versi ke 2, yaitu perbaikan versi 1. Pada versi 1, metode ini baru menampilkan
kegiatan nuntuk satu semester saja. Karena administrasi kepengawasan diperlukan
dalam kurun waktu satu tahun, baik untuk menentukan tindak lanjut maupun untuk
keperluan Laporan Tahunan Kepengawasan, sehingga Penulis menyusun versi 2 ini.
Perubahan Kurikulum, dari Kurikulum 2006
ke Kurikulum 2013, menyebabkan beberapa perubahan pada pengabungan butir
instrumen sebagaimana pada instrumen ini. Karena tahun pelajaran 2015/2016
metode ini dirasakan sangat membantu tugas kepengawasan, sehingga pada tahun
pelajaran 2016/2017 sekarang, metode ini masih Penulis pergunakan dan
menyebarluaskan kepada Pengawas Sekolah yang lain serta mengembangkan kepada
metode kepengawasan dalam bidang yang lain.
C.
Rekomendasi.
Beberapa Pengawas Sekolah yang sudah
ikut menggunakan metode ini dalam melaksanakan tugas kepengawasan, berharap agar
metode ini dapat disebarluaskan kepada Pengawas Sekolah yang lain dan
dikembangkan menyesuaikan perkembangan Kurikulum yang berlaku.
DAFTAR
PUSTAKA
Web Media
Training Center. 2008. Pengolah Angka, Microsoft Excel 2007; Jakarta: PC Media.
Pusat
Pengembangan Tenaga Kependidikan. Badan PSDM dan PMP. 2011. Buku Kerja Pengawas Sekolah, Cetakan II.
Jakarta:Kementrian Pendidikan nasional.
Pusat
Pengembangan Tenaga Kependidikan. Badan PSDM dan PMP. 2011. Supervisi Akademik, Suplemen Materi
Pelatihan Penguatan Kemampuan Pengawas Sekolah. Jakarta:Kementrian
Pendidikan nasional.
Pusat
Pengembangan Tenaga Kependidikan. Badan PSDM dan PMP. 2015. Buku Kerja Pengawas Sekolah, Cetakan II.
Jakarta:Kementrian Pendidikan nasional.























































Komentar
Posting Komentar