SOL SEPATU SUPAK (Satu Folder Untuk Semua Pelaksanaan Tugas Supervisi Akademik)





 










KEGIATAN BEST PRACTICES PENGAWAS SEKOLAH

SOL SEPATU SUPAK





Oleh :
Drs. Yunianto Agung Wahyudi





PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
LAYANAN DIKMEN DAN PK-PLK
Lombok Barat dan Mataram
Jalan Pendidikan No. 19A Mataram, Nusa Tenggara Barat
Tahun 2017


PERNYATAAN KEASLIAN NASKAH BEST PRACTICES


Yang bertandatangan di bawah ini :
Nama               : Drs. YUNIANTO AGUNG WAHYUDI
NIP                 : 19640602 199403 1 009
NUPTK           : 3934 7426 4520 0002
Jabatan            : Pengawas Sekolah
Judul Laporan : SOL SEPATU SUPAK

Menyatakan bahwa karya tulis Best Practices yang disusun seluruhnya asli hasil kerja sendiri, dan bukan plagiat..

Pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya duntuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.


Mataram, 12 April 2017
Mengetahui;                                                                Yang membuat pernyataan,
Kepala Layanan Dikmen dan PK-PLK
Lombok Barat dan Mataram,



H. Mashun, S.Pd., M.Ap.                                           Drs. Yunianto Agung Wahyudi
Pembina                                                                      NIP. 19640602 199403 1 009
NIP. 19641231 198605 1 138




LEMBAR PERSETUJUAN


Judul Best Practices    : SOL SEPATU SUPAK
Oleh                            : Drs. YUNIANTO AGUNG WAHYUDI
NIP                             : 19640602 199403 1 009
NUPTK                       : 3934 7426 4520 0002
Jabatan                        : Pengawas Sekolah
Judul Laporan             : SOL SEPATU SUPAK

telah disetujui dan disyahkan oleh Kepala Layanan Dikmen dan PK-PLK Lombok Barat dan Mataram, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Disetujui di     : Mataram
Pada tanggal   : 17 April 2017

Kepala Layanan Dikmen dan PK-PLK
Lombok Barat dan Mataram,



H. Mashun, S.Pd., M.Ap.
Pembina
NIP. 19641231 198605 1 138













KATA PENGANTAR

Sudah selayaknya apabila puja dan puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat-NYA penyusunan Best Practices yang mengangkat tema Pelaksanaan Tugas Kepengawasan terutama dalam hal Supervisi Akademik ini dapat terselesaikan.

SOL SEPATU SUPAK adalah suatu metode yang merupakan kependekan dari Satu Folder untuk Semua Pelaksanaan Tugas Supervisi Akademik. Penamaan metode SOL SEPATU SUPAK dipergunakan uantuk mempermudah mengingat dari hasil best prectices ini.

Tiada ungkapan dan kata yang terindah, selain ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penyelesaian penyusunan metode SOL SEPATU SUPAK dan penulisannya, terutama kepada Yth. :
1. Guru-guru mata pelajaran Geografi SMA se-Kabupaten Lombok Barat;
2. Para Kepala Sekolah SMA, baik Negeri maupun Swasta se-Kabupaten Lombok Barat;
3.  Kepala Layanan Dikmen dan PK-PLK Lombok Barat dan Mataram, Dinas Pendidikan dan
    Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan:
4. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan semuanya.

Untuk keperluan penyempurnaan, segala saran dan masukkan dari semua pihak sangat diharapkan adanya. Akhirnya, semoga metode ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Mataram, 12 April 2017
Penyusun,


Drs. Yunianto Agung Wahyudi
NIP. 19640602 199403 1 009



ABSTRAK

“SOL SEPATU SUPAK”
(Satu Folder untuk Semua Pelaksanaan Tugas Supervisi Akademik)
Oleh :
Drs. Yunianto Agung Wahyudi

Kata Kunci :
Tugas Kepengawasan, Supervisi Akademik, Satu Folder

Kegiatan kepengawasan adalah kegiatan pengawas sekolah dalam menyusun program pengawasan, melaksanakan program pengawasan, evaluasi hasil pelaksanaan program, dan melaksanakan pembimbingan dan pelatihan profesional guru. Sebagaimana diamanatkan dalam Permen No. 74 Tahun 2008, tentang Guru pada pasal 15 ayat 4, dijelaskan bahwa pengawas sekolah harus melaksanakan kegiatan pengawasan akademik dan pengawasan manajerial. Dengan demikian pengawas sekolah dituntut mempunyai kualifikasi dan kompetensi yang memadai untuk dapat menjalankan tugas kepengawasannya.

Supervisi akademik meliputi penilaian dan pembinaan terhadap Guru dalam hal penyusunan adminsitrasi atau perencanaan pembelajaran, penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran atau kegiatan belajar mengajar (KBM), dan penilaian terhadap hasil belajar Peserta Didik. Untuk menentukan metode pembinaan terhadap Guru, harus dilakukan evaluasi dan strategi tindak lanjut dari hasil penilaian tersebut.

Satu folder adalah kumpulan dari file-file supervisi akademik yang dilaksanakan terhadap semua Guru binaan yang terdiri dari 43 orang Guru. Dalam file yang tersimpan dalam folder terdapat berbagai macam sheet untuk melaksanakan supervisi akademik. Metode SOL SEPATU SUPAK memberikan alternatif pelaksanaan pelaksanaan supervisi akademik atau penillaian kinerja Guru, evaluasi dan strategi pembinaan sebagai langkah tindak lanjut.





DAFTAR ISI

Halaman :
HALAMAN JUDUL
………………………………
i
PERNYATAAN KEASLIAN NASKAH BEST PRACTICES

………………………………

ii
LEMBAR PERSETUJUAN
………………………………
iii
KATA PENGANTAR
………………………………
iv
ABSTRAK
………………………………
v
DAFTAR ISI
………………………………
vi
DAFTAR GAMBAR
………………………………
vii
BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
B.     Permasalahan
C.     Tujuan
D.    Manfaat

………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
1
1
2
2
2
BAB II
METODE PEMECAHAN MASALAH
A.       Pengalaman yang dijadikan rujukan dalam menyelesaikan masalah
B.       Cara yang digunakan untuk menyelesaikan masalah

………………………………

………………………………

………………………………
3
3


3
BAB III
PELAKSANAAN DAN HASIL YANG DIPEROLEH
A.       Pelaksanaan Best Practices
B.       Perangkat atau Instrumen yang digunakan
C.       Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan metode SOL SEPATU SUPAK


………………………………
………………………………

………………………………


………………………………


15
15

15


26
BAB IV
PENUTUP
A.       Simpulan
B.       Refleksi
C.       Rekomendasi
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………

27
27
27
28
DAFTAR PUSTAKA
………………………………

29
LAMPIRAN-LAMPIRAN





DAFTAR  GAMBAR

Halaman :
Gambar 1 : Sheet Sampul
Gambar 2 : Sheet Instrumen Supervisi Adminsitrasi Perencanaan Pembelajaran
Gambar 3 : Sheet Instrumen Supervisi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Gambar 4 : Instrumen Supervisi Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran (KBM)
Gambar 5 : Instrumen Supervisi Penilaian hasil Belajar Peserta Didik
Gambar 6 : Hasil Supervisi (Evaluasi dan Tindak lanjut)
Gambar 7 : Kumpulan File dengan nama File Guru Binaan
Gambar 8 : Rekapitulasi Supervisi Perencanaan Semester 1
Gambar 9 : Rekapitulasi Supervisi Perencanaan Semester 2
Gambar 10 : Rekapitulasi Supervisi Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran atau KBM Semester 1
Gambar 11 : Rekapitulasi Supervisi Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran atau KBM Semester 2
Gambar 12 : Rekapitulasi Supervisi Penilaian hasil Belajar Peserta Didik Semester 1
Gambar 13 : Rekapitulasi Supervisi Penilaian hasil Belajar Peserta Didik Semester 2
Gambar 14 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Perencanaan
Gambar 15 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran atau KBM
Gambar 16 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik
Gambar 17 : Folder Supervisi Akademik
Gambar 18 : Kumpulan file dengan nama file nama Guru binaan.
Gambar 19 : Sheet Sampul yang sudah diisi identitasnya.
Gambar 20 : Instrumen Supervisi Administrasi Perencanaan Pembelajaran yang sudah diisi.
Gambar 21 : Instrumen Laporan Perencanaan yang sudah terisi.
Gambar 22 : Instrumen Surat Keterangan yang sudah terisi.
Gambar 23 : Instrumen Jurnal Perencanaan yang sudah terisi.
Gambar 24 : Instrumen Supervisi Rencana Pelaksanaan Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP yang sudah diisi
Gambar 25 : Instrumen Supervisi Pelaksanaan Pembelajaran atau KBM yang sudah diisi.
Gambar 26 : Isntrumen Supervisi Penilaian hasil Belajar Peserta Didik yang sudah diisi.
Gambar 27 : Hasil Supervisi (Evaluasi dan Tindak Lanjut)
Gambar 28 : File Rekapitulasi Hasil Supervisi Akademik
Gambar 29 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Perencanaan Pembelajaran Semester 1.
Gambar 30 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Perencanaan Pembelajaran Semester 2.
Gambar 31 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Pelaksanaan Kegiatan  Pembelajaran atau KBM Semester 1.
Gambar 32 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Pelaksanaan Kegiatan  Pembelajaran atau KBM Semester 2.
Gambar 33 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Semester 1.
Gambar 34 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Semester 2.
Gambar 35 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Supervisi Perencanaan.
Gambar 36 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Supervisi KBM.
Gambar 37 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Supervisi Penilaian.






……………………………

……………………………

……………………………

……………………………

……………………………

……………………………

……………………………

……………………………

……………………………


……………………………


……………………………

……………………………

……………………………
……………………………

……………………………

……………………………
……………………………

……………………………

……………………………


……………………………

……………………………

……………………………

……………………………


……………………………


……………………………

……………………………

……………………………

……………………………

……………………………

……………………………


……………………………


……………………………

……………………………

……………………………

……………………………

……………………………

……………………………

6

6

7

8

8

9

9

10

10


11


11

12

12
13

13

14
15

15

16


16

17

18

18


19


20

20

21

22

23

23


23


24

24

24

25

25

26









BAB I
PENDAHULUAN
                                          
A.    Latar Belakang
Pengawas sekolah merupakan salah satu tenaga kependidikan yang memegang peran strategis dalam meningkatkan profesionalisme Guru dan mutu pendidikan di sekolah. Peran tersebut berkaitan dengan tugas pokok pengawas dalam melakukan supervisi manajerial dan akademik serta pembinaan, pemantauan dan penilaian yang dilaksanakan dengan pendekatan supervisi yang di antaranya bersifat ilmiah.

Dalam melaksanakan tugas kepengawasan dalam hal supervisi akademik, Pengawas sekolah membekali dengan seperangkat instrumen supervisi akademik sebagai instrumen atau alat untuk memantau dan menilai kinerja Guru binaannya. Apabila seorang Pengawas memiliki Guru binaan sejumlah 40 orang, maka Pengawas memiliki instrumen Perencanaan pembelajaran sejumlah 40, instrumen pelaksanaan pembelajaran sejumlah 40, instrumen pelaksanaan penilaian sejumlah 40 dalam satu semester. Jumlah tersebut menjadi dua kali lipat jika dihitung dalam kurun waktu satu tahun.
Pertanyaannya adalah bagaimana melakukan evaluasi dan rencana tindak lanjut hasil supervisi akademik? Bagaimana cara mendokumentasikan hasil supervisi akademik tersebut?

Sebagaimana disebutkan dalam Buku Kerja Pengawas. Karakteristik yang harus dimiliki oleh Pengawas sekolah yang profesional di antaranya :
1.      Menampilkan kemampuan pengawasan dalam bentuk kinerja;
2.      Melaksanakan tugas kepengawasan secara efektif dan efisien;
3.      Mengembangkan metode dan strategi kerja kepengawasan secara terus menerus.

Metode SOL SEPATU SUPAK merupakan metode atau langkah-langkah Pengawas Sekolah untuk mengatasi permasalahan yang sering terjadi terutama pada pengarsipan atau dokumentasi hasil supervisi akademik, sekalius melakukan evaluasi dan menentukan strategi tindak lanjut pembinaan terhadap Guru binaan.

B.     Permasalahan.
Permasalahan yang sering muncul dalam melaksanakan supervisi akademik sebagai salah satu tugas kepengawasan adalah :
1.      Pengarsipan dokumen hasil Supervisi Akademik;
2.      Identifikasi bentuk atau jenis bimbingan atau pembinaan;
3.      Evaluasi hasil Supervisi Akademik;
4.      Tindak Lanjut Hasil Supervisi Akademik.

C.    Tujuan.
Metode SOL SEPATU SUPAK memiliki tujuan, yaitu untuk :
1.      Mempermudah pelaksanaan tugas Pengawas Sekolah dalam hal pelaksanaan supervisi akademik;
2.      Mempermudah melakukan evaluasi hasil supervisi akademik;
3.      Mempermudah menentukan strategi tindak lanjut pembimbingan dan pembinaan Guru berdasarkan hasil supervisi akademik;
4.      Tertib dokumen adminsitrasi kepengawasan, khususnya dalam hal supervisi akademik.

D.    Manfaat.
Dengan menggunakan metode SOL SEPATU SUPAK ini, Pengawas Sekolah  diharapakan dapat:
1.      Dokumen atau arsip hasl supervisi akademik;
2.      Memiliki data masing-masing guru;
3.      Memiliki bahan evaluasi hasil supervisi akademik terhadap Guru binaan;
4.      Menentukan strategi tindak lanjut pembimbingan dan pembinaan Guru binaan.





BAB II
METODE PEMECAHAN MASALAH

A.    Pengalaman yang dijadikan rujukan dalam menyelesaikan masalah.
Permasalahan yang sering terjadi pada Pengawas dalam melaksanakan tugasnya antara lain adalah :
1.      Pengarsipan instrumen hasil Supervisi.
Kegiatan kepengawasan atau supervisi akademik meliputi :
a.       Supervisi Administrasi Perencanaan Pembelajaran yang dimiliki dan disusun oleh Guru binaan;
b.      Supervisi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dimiliki dan disusun oleh Guru;
c.       Supervisi Pelaksanaan Pembelajaran atau KBM yang dilakukan oleh Guru;
d.      Supervisi Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik yang dilakukan oleh Guru.

2.      Melaksanakan evaluasi dan menentukan strategi tindak lanjut.
Evaluasi dan tindak lanjut diperlukan untuk langkah Instrumen supervisi yang dipergunakan oleh Pengawas dalam melaksanakan kegiatan kepengawasan secara manual memerlukan kegiatan ekstra untuk menetukan evaluasi dan tindak lanjut pembinaan

Seorang pengawas memiliki kewajiban membina sejumalh minimal 40 orang Guru. Sering terjadi instrumen hasil supervisi yang sudah dilakukan oleh Pengawas dalam kurun waktu 1 semester dan atau 1 tahun tercecer atau kelupaan penempatannya.

B.     Cara yang digunakan untuk menyelesaikan masalah
Untuk mengatasi permasalahan, maka dibuat suatu cara untuk memuat dan menyimpan semua kegiatan kepengawasan dalam melaksanakan supervisi akademik. “SOL SEPATU SUPAK” adalah suatu cara untuk melaksanakan tugas kepengawasan supervisi akademik. SOL SEPATU SUPAK merupakan singkatan dari “Satu Folder untuk Semua Pelaksanaan Tugas Supervisi Akademik”, maksudnya adalah dalam satu folder memuat semua tugas dan hasil kegiatan supervisi akademik untuk masing-masing Guru binaan yang meliputi :
1.      Supervisi Adminsitrasi Perencanaan Pembelajaran;
2.      Supervisi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP;
3.      Supervisi Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran atau KBM;
4.      Supervisi Penilaian hasil Belajar Peserta Didik, dan;
5.      Hasil Supervisi atau Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Supervisi.

Dalam metode SOL SEPATU SUPAK semua kegiatan juga disertai dengan Laporan Kegiatan Kepengawasan, Jurnal Kegiatan beserta Surat Keterangan dari Kepala Sekolah bahwa Pengawas yang bersangkutan sudah melaksanakan kegiatan kepengawasan.

Metode SOL SEPATU menggunakan program Ms. Excel untuk membuat Instrumen Supervisi Akademik yang terdiri dari jenis 2 file, yaitu :
1.      File Instrumen Supervisi Akademik untuk semua Guru binaan, dan;
2.      File Rekapitulasi Hasil Supervisi.

Secara rinci, berikut ini adalah isi dalam masing-masing file tersebut.
1.      File Instrumen Supervisi Akademik terdiri dari beberapa sheet, yaitu :
a.       Sheet Sampul
b.      Sheet Adminsitrasi Perencanaan Pembelajaran
c.       Sheet Laporan Kegiatan Supervisi Adminsitrasi Pembelajaran
d.      Sheet Surat Keterangan Kepala Sekolah yang menerangkan bahwa Pengawas telah melaksanakan Supervisi tentang Adminsitrasi Pembelajaran;
e.       Sheet Jurnal Kepengawasan yang menjelaskan tentang kegiatan Pengawas pada hari tersebut;
f.       Sheet Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
g.      Sheet Laporan Kegiatan Supervisi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran;
h.      Sheet Surat Keterangan Kepala Sekolah yang menerangkan bahwa Pengawas telah melaksanakan Supervisi tentang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran;
i.        Sheet Jurnal Kepengawasan yang menjelaskan tentang kegiatan Pengawas pada hari tersebut;
j.        Sheet Pelaksanaan Pembelajaran atau KBM
k.      Sheet Laporan Kegiatan Supervisi Pelaksanaan Pembelajaran atau KBM;
l.        Sheet Surat Keterangan Kepala Sekolah yang menerangkan bahwa Pengawas telah melaksanakan Supervisi tentang Pelaksanaan Pembelajaran atau KBM;
m.    Sheet Jurnal Kepengawasan yang menjelaskan tentang kegiatan Pengawas pada hari tersebut;
n.      Sheet Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik;
o.      Sheet Laporan Kegiatan Supervisi tentang Penilaian hasil Belajar Peserta Didik;
p.      Sheet Surat Keterangan Kepala Sekolah yang menerangkan bahwa Pengawas telah melaksanakan Supervisi tentang Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik;
q.      Sheet Jurnal Kepengawasan yang menjelaskan tentang kegiatan Pengawas pada hari tersebut;
r.        Sheet Hasil Supervisi atau Evaluasi dan Tindak Lanjut Kepengawasan;

2.      Sheet Rekapitulasi Hasil Supervisi Akademik yang terdiri dari beberapa sheet, yaitu :
a.       Sheet Perencanaan Semester 1;
b.      Sheet Perencanaan Semester 2;
c.       Sheet Pelaksanaan Pembelajaran Semester 1;
d.      Sheet Pelaksanaan Pembelajaran Semester 2;
e.       Sheet Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Semester 1;
f.       Sheet Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Semester 2;
g.      Sheet Evaluasi dan Tindak Lanjut Supervisi Perencanaan;
h.      Sheet Evaluasi dan Tindak Lanjut Supervisi Pelaksanaan Pembelajaran atau KBM;
i.        Sheet Evaluasi dan Tindak Lanjut Supervisi Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik.

Berikut ini adalah Gambar dari sheet yang ada dalam file Supervisi Akademik.
1.     

Sheet Sampul.
Gambar 1 : Sheet Sampul

2.     

Sheet Instrumen Supervisi Adminsitrasi Perencanaan Pembelajaran

Gambar 2 : Sheet Instrumen Supervisi Adminsitrasi Perencanaan Pembelajaran
3.      Sheet Instrumen Supervisi Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)






 






 















Gambar 3 : Sheet Instrumen Supervisi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)




4.      Sheet Supervisi Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran (KBM)
 















Gambar 4 : Instrumen Supervisi Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran (KBM)

5.      Sheet Instrumen Supervisi Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik
 








Gambar 5 : Instrumen Supervisi Penilaian hasil Belajar Peserta Didik






6.      Hasil Supervisi







 








Gambar 6 : Hasil Supervisi (Evaluasi dan Tindak lanjut)

7.      File di copy atau dibuat sejumlah Guru Binaan dan diberi nama file sesuai dengan nama-nama Guru binaan.











Gambar 7 : Kumpulan File dengan nama File Guru Binaan

Membuat File Rekapitulasi Hasil Supervisi, Evaluasi dan Tindak Lanjut yang berisi tentang :
a.       Sheet Perencanaan Semester 1.
 





















Gambar 8 : Rekapitulasi Supervisi Perencanaan Semester 1


b.      Sheet Perencanaan Semester 2
 



















Gambar 9 : Rekapitulasi Supervisi Perencanaan Semester 2



c.       Sheet KBM Semester 1
 



















Gambar 10 : Rekapitulasi Supervisi Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran atau KBM Semester 1


d.      Sheet KBM Semester 2
 





















Gambar 11 : Rekapitulasi Supervisi Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran atau KBM Semester 2



e.       Sheet Penilaian Semester 1

 


















Gambar 12 : Rekapitulasi Supervisi Penilaian hasil Belajar Peserta Didik Semester 1


f.       Sheet Penilaian Semester 2

 


















Gambar 13 : Rekapitulasi Supervisi Penilaian hasil Belajar Peserta Didik Semester 2





g.      Sheet Evaluasi dan Tindak Lanjut Perencanaan
 


















Gambar 14 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Perencanaan


h.      Sheet Evaluasi dan Tindak Lanjut KBM
 


















Gambar 15 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran atau KBM








i.        Sheet Evaluasi dan Tindak Lanjut Penilaian
 


















Gambar 16 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik




























BAB III
PELAKSANAAN DAN HASIL YANG DIPEROLEH

A.    Pelaksanaan Best Practices
Tempat            : SMA Negeri dan Swasta se-Kabupaten Lombok Barat.
Waktu             : Tahun Pelajaran 2015/2016 dan 2016/2017.

B.     Perangkat Atau Instrumen Yang Digunakan.
Sebagaimana yang telah diurai pada bab sebelumnya, bahwa Sol Sepatu Supervisi Akademik adalah metode atau langkah-langkah yang dipergunakan dalam melaksanakan tugas kepengawasan, yaitu supervisi akademik.

Berikut akan diuraikan lebih lanjut tentang pengisian instrumen dan hasil dari instrumen supervisi akademik.
1.      Membuka Folder tentang Supervisi Akademik yang berisi tentang file-file sejumlah Guru binaan
 







Gambar 17 : Folder Supervisi Akademik

2.      Dalam folder Supervisi Akademik terdapat file-file Guru Binaan’
 







Gambar 18 : Kumpulan file dengan nama file nama Guru binaan.

3.      Buka file Guru Binaan yang akan disupervisi dan mulai isi data di sheet Sampul.
Pada sheet ini diisi identitas Guru binaan dan sekolah beserta nama Kepala Sekolah.
 









Gambar 19 : Sheet Sampul yang sudah diisi identitasnya.

4.      Buka sheet Perencanaan.
Pada sheet ini, data Guru tidak perlu diisi lagi, karena sudah terhubung dengan data pada sheet sampul. Yang perlu diisi adalah tangal pelaksanaan supervisi dan memberikan tanda “Contreng” atau dengan huruf “V” atau huruf “X” pada kolom yang sudah tersedia sesuai dengan keberadaan yang dimiliki oleh Guru.
Berikut adalah contoh sheet Perencanaan yang sudah diisi.
 












Gambar 20 : Instrumen Supervisi Administrasi Perencanaan Pembelajaran yang sudah diisi.

Pengawas tidak perlu menuliskan komentar, temuan dan rekomendasi atas hasil supervisi, karena secara otomatis sudah terisi dengan sendirinya.

Catatan :
Setiap selesai melakukan dan mengisi hasil supervisi, silahkan kembali ke sheet sampul dengan cara “KLIK” tombol sampul yang ada pada kanan atas.

5.      Buka sheet Laporan Perencanaan.









Gambar 21 : Instrumen Laporan Perencanaan yang sudah terisi.

Pada sheet ini Pengawas tidak perlu lagi menulis atau mengisi identitas, tanggal pelaksanaan, sekolah tempat pelaksanaan, nama Guru binaan, temuan, tindak lanjut, dan keterangan, karena semua sudah terisi secara otomatis sesuai dengan pengisian instrumen supervisi Adminsitrasi Perencanaan Pembelajaran yang ada pada sheet Perencanaan.

6.      Buka sheet Surat Keterangan Perencanaan.
Pada sheet ini isinya tentang keterangan dari Kepala Sekolah bahwa Pengawas sudah melaksanakan kegiatan kepengawasan, yaitu supervisi akademik yang berkaitan dengan administrasi perencanaan pembelajaran.

Secara otomatis, data Kepala Sekolah, dan Guru binaan sudah terisi, jadi Pengawas meminta tanda tangan dari Guru binaan dan Kepala Sekolah.

 













Gambar 22 : Instrumen Surat Keterangan yang sudah terisi.

7.      Buka sheet Jurnal Perencanaan.
 









Gambar 23 : Instrumen Jurnal Perencanaan yang sudah terisi.

Sheet ini berisi tentang kegiatan Pengawas yang dilakukan pada hari itu. Secara otomatis data, tanggal pelaksanaan, dan jenis kegiatan sudah terisi. Pengawas hanya meminta kepada Kepala Sekolah untuk menandatangani jurnal tersebut.

Langkah-langkah berikutnya untuk kegiatan supervisi akademik tentang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Pelaksanaan Pembelajaran atau KBM, dan Penilaian adalah sama dengan langkah Perencanaan di atas.
Identitas, jumlah skor dan nilai, komentar, temuan, dan rekomendasi akan terisi secara otomatis.
Langkah yang sama pada bagian Perencanaan untuk membuka sheet Laporan RPP, Surat Keterangan dari Kepala Sekolah, dan Jurnal Kegiatan RPP.

Perlu diingat, bahwa setiap selesai dari satu sheet, harus kembali ke sheet Sampul dengan meng-“KLIK” kotak sampul yang ada pada kanan atas.
Pengawas perlu mengisi pada kolom tanggal pelaksanaan dan memberikan tanda “huruf V” atau “X” pada kolom Penilaian sesuai dengan keberadaan bukti fisik yang dimiliki oleh Guru binaan.

Berikut akan disajikan sheet-sheet yang sudah diisi, mulai dari sheet Pelaksanaan Pembelajaran atau KBM, dan sheet Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik.

8.      Buka sheet Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP.
 








Gambar 24 : Instrumen Supervisi Rencana Pelaksanaan Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP yang sudah diisi









9.      Buka sheet Pelaksanaan Pembelajaran atau KBM.







Gambar 25 : Instrumen Supervisi Pelaksanaan Pembelajaran atau KBM yang sudah diisi.

10.  Buka sheet Penilaian hasil Belajar Peserta Didik.
 













Gambar 26 : Isntrumen Supervisi Penilaian hasil Belajar Peserta Didik yang sudah diisi.







11.  Buka sheet Hasil Supervisi (Evaluasi dan Tindak Lanjut).
 










 














Gambar 27 : Hasil Supervisi (Evaluasi dan Tindak Lanjut)

Sheet ini secara otomatis akan terisi, dan memberikan gambaran tentang capaian Guru binaan melaksanakan tugasnya dalam menyusun perencanaan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran dan melakukan penilaian hasil pembelajaran.

Perkembangan pelaksanaan tugas Guru binaan selain disajikan dalam bentuk angka, juga dapat dilihat dari Grafik yang secara otomatis pula akan tergambar pada sheet ini.
Pada bagian akhir sheet ini disajikan pula Strategi Tindak Lanjut pembinaan yang diperlukan untuk Guru binaan.

12.  Buka File Rekapitulasi hasil Supervisi Akademik.
 













Gambar 28 : File Rekapitulasi Hasil Supervisi Akademik

Pada file ini, disajikan sheet Perencanaan Semester 1 dan Semester 2, KBM Semester 1 dan Semester 2, Penilaian Semester 1 dan Semester 2. File ini juga menyajikan sheet evaluasi Perencanaan, Evaluasi dan Tindak Lanjut KBM, serta Evaluasi dan Tindak Lanjut Penilaian.

Semua sheet yang ada pada file ini akan terisi secara otomatis, sehingga Pengawas hanya melihat hasil atau evaluasi dari pembinaan dan mempertimbangkan tindak lanjut berikutnya untuk pembinaan kepada masing-masing Guru binaan.



a.       Sheet Perencanaan Semester 1.
 








Gambar 29 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Perencanaan Pembelajaran Semester 1.

b.      Sheet Perencanaan Semester 2.
 








Gambar 30 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Perencanaan Pembelajaran Semester 2.

c.          Sheet KBM Semester 1.







Gambar 31 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Pelaksanaan Kegiatan  Pembelajaran atau KBM Semester 1.

d.         Sheet KBM Semester 2.







Gambar 32 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Pelaksanaan Kegiatan  Pembelajaran atau KBM Semester 2.

e.       Sheet Penilaian Semester 1.
 








Gambar 33 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Semester 1.

f.       Sheet Penilaian Semester 2.
 









Gambar 34 : Rekapitulasi Hasil Supervisi Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Semester 2.

g.      Sheet Evaluasi dan Tindak Lanjut Perencanaan
Pada sheet ini memperlihatkan perkembangan capaian semua Guru binaan dalam menyusun Adminsitrasi Perencanaan Pembelajaran dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dari semester 1 dan semester 2 yang memuat kesimpulan dan tindak lanjut yang diperlukan untuk pembinaan berikutnya.
 







Gambar 35 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Supervisi Perencanaan.

h.      Sheet Evaluasi dan Tindak Lanjut KBM.
Pada sheet ini memperlihatkan perkembangan capaian semua Guru binaan dalam melaksanakan pembelajaran atau KBM dari semester 1 dan semester 2 yang memuat kesimpulan dan tindak lanjut yang diperlukan untuk pembinaan berikutnya.
 







Gambar 36 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Supervisi KBM.

i.        Sheet Evaluasi dan Tindak Lanjut Penilaian.
Pada sheet ini memperlihatkan perkembangan capaian semua Guru binaan dalam melaksanakan penilaian terhadap hasil belajar Peserta Didik dari semester 1 dan semester 2 yang memuat kesimpulan dan tindak lanjut yang diperlukan untuk pembinaan berikutnya.
 








Gambar 37 : Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Supervisi Penilaian.

C.    Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan metode SOL SEPATU SUPAK.
Metode SOL SEPATU SUPAK sangat membantu pelaksanaan tugas kepengawasan terutama dalam Supervisi Akademik terhadap semua Guru binaan. Dari hasil supervisi akademik mengenai penyusunan adminsitrasi perencanaan, penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran atau KBM, dan penilaian terhadap hasil belajar Peserta Didik oleh Guru dapat terdokumentasikan secara menyeluruh.

Kelanjutan dari hasil supervisi akademik dengan metode ini dapat menentukan tindak lanjut pembinaan terhadap Guru binaan. Tindak lanjut tersebut sudah tergambarkan dan memberikan pilihan, yaitu mempertahankan strategi yang sudah menunjukkan peningkatan atau mengganti dengan strategi yang lain.

Pada praktiknya, Pengawas menggunakan laptop pada waktu melaksanakan supervisi akademik. Setiap akhir dari supervisi akademik, Guru binaan bersama-sama Pengawas meihat hasil dan evaluasi serta tindak lanjut yang diperlukan untuk pembinaan selanjutnya.

Pada akhir dari supervisi akdemik, hasil, laporan kegiatan kepengawasan, surat keterangan dari Kepala Sekolah, dan Jurnal kegiatan dapat diprint atau dicetak di sekolah tempat supervisi dilaksanakan. Dengan demikian, apabila hasil cetak tercecer atau hilang, Pengawas masih memiliki arsip yang ada di laptop.


BAB IV
SIMPULAN DAN REKOMENDASI

A.    Simpulan
Dengan menggunakan metode SOL SEPATU SUPAK ini dapat mengatasi pelaksanaan kepengawasan terutama dalam hal supervisi akademik, yaitu :
1.      Dokumen hasil supervisi selama setahun yang sering tercecer dapat teratasi karena dokumen tersimpan dalam satu folder.
2.      Dapat melihat keterampilan dan penguasaan Guru binaan dalam melaksanakan tugas untuk semua aspek dalam satu semester, baik secara individu maupun secara keseluruhan Guru binaan.
3.      Dapat melihat keterampilan dan penguasaan Guru binaan dalam melaksanakan tugas untuk semua aspek, baik secara individu maupun secara keseluruhan Guru binaan antar semester dalam waktu satu tahun.
4.      Dapat menentukan langkah tindak lanjut dari pembinaan terhadap Guru binaan, baik secara individu maupun secara keseluruhan.
.
B.     Refleksi.
Metode SOL SEPATU SUPAK ini merupakan versi ke 2, yaitu perbaikan versi 1. Pada versi 1, metode ini baru menampilkan kegiatan nuntuk satu semester saja. Karena administrasi kepengawasan diperlukan dalam kurun waktu satu tahun, baik untuk menentukan tindak lanjut maupun untuk keperluan Laporan Tahunan Kepengawasan, sehingga Penulis menyusun versi 2 ini.

Perubahan Kurikulum, dari Kurikulum 2006 ke Kurikulum 2013, menyebabkan beberapa perubahan pada pengabungan butir instrumen sebagaimana pada instrumen ini. Karena tahun pelajaran 2015/2016 metode ini dirasakan sangat membantu tugas kepengawasan, sehingga pada tahun pelajaran 2016/2017 sekarang, metode ini masih Penulis pergunakan dan menyebarluaskan kepada Pengawas Sekolah yang lain serta mengembangkan kepada metode kepengawasan dalam bidang yang lain.


C.    Rekomendasi.
Beberapa Pengawas Sekolah yang sudah ikut menggunakan metode ini dalam melaksanakan tugas kepengawasan, berharap agar metode ini dapat disebarluaskan kepada Pengawas Sekolah yang lain dan dikembangkan menyesuaikan perkembangan Kurikulum yang berlaku.




























DAFTAR PUSTAKA

Web Media Training Center. 2008. Pengolah Angka, Microsoft Excel 2007; Jakarta: PC Media.

Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. Badan PSDM dan PMP. 2011. Buku Kerja Pengawas Sekolah, Cetakan II. Jakarta:Kementrian Pendidikan nasional.

Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. Badan PSDM dan PMP. 2011. Supervisi Akademik, Suplemen Materi Pelatihan Penguatan Kemampuan Pengawas Sekolah. Jakarta:Kementrian Pendidikan nasional.

Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan. Badan PSDM dan PMP. 2015. Buku Kerja Pengawas Sekolah, Cetakan II. Jakarta:Kementrian Pendidikan nasional.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyusunan RKS dan RKAS atau RKJM dan RKT berdasarkan hasil EDS

Penilaian Kinerja Guru Mata Pelajaran/Guru Kelas